Berikut definisi dan pengertian micro teaching dari beberapa sumber buku: Menurut Sukirman (2012), micro teaching adalah sebuah pembelajaran dengan salah satu pendekatan atau cara untuk melatih penampilan mengajar yang dilakukan secara micro atau disederhanakan. Penyederhanaan disini terkait dengan setiap komponen pembelajaran, misalnya dari
Hal ini membantu anda untuk memutar punggung dengan lebih mudah. Dalam latihan ini, anda akan membutuhkan bola beban khusus, jadi silakan dipersiapkan sebelumnya. Berikut ini adalah contoh latihan gerakan kelenturan trunk rotation. Duduk di atas matras dengan posisi lutut ditekuk, rapatkan kaki, dan posisikan tumit menyentuh lantai.8. Prinsip Variasi Makin sering dilakukan pengulangan latihan, biasanya akan muncul kebosanan dalam berlatih Perlu disediakan model dan ragam latihan untuk memungkinkan penggantian dan variasi latihan yang berkala Latihan divariasikan agar atlet merasa bahwa ada suatu yang baru untuk dijalani, agar prestasi dapat meningkat
jugadapat dipandang sebagai upaya dan untuk mengkonkritkan sebuah teori sekaligus merupakan sebuah analogi dari variable-variabel yang terdapat di dalam teori tersebut (Pribadi, 2010, p. 86). Sebuah cara mengorganisasikan suasana untuk mencapai tujuan, model inilah yang nantinya akan dirancang dan dirumuskanMODIFIKASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Disusun Untuk Memenuhi Matakuliah Strategi dan Pembelajaran Penjas Dosen : Dr. Samsudin, M.Pd. Dr. Sri Nuraini, M.Pd. Disusun Oleh : ADE WAHYU NOR NIM. 9903819038 PENDIDIKAN OLAHRAGA PROGRAM MAGISTER PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2020 KATA PENGANTAR Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT
Sementara pada bagian bawah, push up melatih otot kaki dan pinggul. Hal ini membuat push up cocok dilakukan jika kamu ingin membentuk tubuh bagian atas dan bawah secara bersamaan. 2. Memperkuat Tulang dan Sendi. Gerakan push up dilakukan dengan menaik-turunkan tubuh bagian atas dengan tangan, dengan sedikit sokongan dari pergelangan kaki.
perkenaan bagian kaki dengan tujuan mencetak gol (Luxbacher, 2013: 96) . Laju bola yang keras dan cepat menambah peluang terciptanya gol serta beberapa variasi shooting dapat mengecoh pergerakan seorang kiper. Shooting dilakukan dengan kontak antar bola dan kaki yang kuat dan cepat sehingga laju bola juga akan powerfull.